Kamis, 20 Maret 2014

BAB 2 (Perangkat Jaringan dan Koneksi Internet)

BAB 2 (Perangkat Jaringan dan Koneksi Internet)

A.   Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer individu (personal computer) yang dihubung – hubungkan dengan menggunakan protocol Transmission Control Protocol / Internet Protocol (TCP/IP). Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibagi menjadi empat kelompok, yaitu jaringan komputer lokal, jaringan komputer metropolitan, jaringan komputer skala luas, dan interjaringan. Berikut ini adalah penjelasan tentang kelompok jaringan tersebut.
1.         Jaringan Komputer Lokal (Local Area Network)
Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebiah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. Jarak yang dapat dijangkau oleh LAN kurang lebih 10 km. LAN sering digunakan untuk menghubungkan komputer – komputer pribadi dan workstation dalam kantor, sekolah, atau pabrik – pabrik untuk memakai resource secara bersama (misalnya, printer atau scanner) dan saling bertukar informasi. LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya berdasarkan tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya.

Gambar 2.1 Topologi LAN

Keuntungan dari jaringan LAN adalah sebagai berikut :
a.     Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (file sharing).
b.     Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (printer sharing).
c.     File – file data dapat disimpan pada server sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otoritasi sekuritas dari semua karyawan yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan terjamin.
d.     File data yang keluar atau masuk dari dan ke server dapat dikontrol.
e.     Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat.
f.      Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali.
g.     Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan e – mail dan chat.

2.    Jaringan Komputer Metropolitan (Metropolitan Area Network atau MAN)
Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jaringan dengan area lebih luas dari LAN, dapat terdiri dari dua atau lebih LAN yang dihubungkan bersama – sama dalam batas tertentu, misalnya dalam suatu kawasan metropolitan atau satu kota. Jarak maksimum yang dapat dijangkau oleh MAN adalah 80 km. MAN dapat mencakup kantor – kantor perusahaan yang berdekatan dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swata) atau umum. MAN biasanya mamou menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. MAN hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan tidak memiliki elemen switching yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa output kabel.

Gambar 2.2 Topologi MAN

Keuntungan dari jaringan MAN adalah :
a.     Dapat berhubung dengan jaringan televisi kabel.
b.     Jangkauan lebih luas dari LAN.
c.     Lebih irit jaringan, karena tidak membutuhkan banyak kabel jaringan.

3.    Jaringan Komputer Skala Luas (Wide Area Network atau WAN)
Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang mempunyai jangkauan area sangat luas, misalnya antar pulau, negara, benua, bahkan ke luar angkasa. Contoh WAN yang sangat terkenal adalah Internet. Tetapi WAN dapat juga menjadi network pribadi. Sebagai contoh, suatu perusahaan yang memiliki kantor – kantor di berbagai negara dapat memiliki WAN yang menghubungkan kantor – kantor tersebut melalui hubungan telepon, satelit, dan teknologi – tekonologi lainnya. Biasannya, WAN terdiri dari banyak LAN yang diinterkoneksikan.

Gambar 2.3 Topologi WAN

Keuntungan jaringan WAN adalah sebagai berikut :
a.     Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang.
b.     Komunikasi antarkantor dapat menggunakan e-mail dan chat.
c.     Dokumen atau file biasanya dikirimkan melalui faksimile ataupun paket pos, dapat dikirim melalui e-mail dan transfer file dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat.
d.     Pooling dan updating data antarkantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.

4.    Interjaringan (Interconnection Network atau Internet)
Internet merupakan sekumpulan jaringan komputer yang terhubung. Pada umumnya, untuk membangun sebuah jaringan Internet membutuhkan peralatan jarigan, seperti repeater (penguat sinyal), bridge (penghubung antarjaringan), router (pengatur lalu lintas dalam jaringan), dan gateway.
Komputer yang terkoneksi ke Internet merupakan bagian jaringan. Komputer terhubung ke Internet dengan menggunakan modem yang terkoneksi ke sebuah Internet Service Provider (ISP). Kemudian, ISP akan terkoneksi ke dalam sebuah jaringan yang lebih besar, dan demikian seterusnya. Jadi, Internet merupakan jaringan yang berisi jaringan.
Jika pengguna yang ingin terkoneksi ke Internet menggunakan ISP, maka ISP harus menyediakan tempat atau terminal yang digunakan untuk mengakses jaringan yang disebut Point of Presence (POP).

B.    Perangkat Keras Jaringan berdasarkan Jenis Hubungannya.
Membangun sebuah jaringan memerlukan  seperangkat alat yang terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Keduanya harus saling melengkapi.
Berikut ini adalah perangkat keras berdasarkan jenis hubungan atau sambungannya

1.    Hubungan Dial Up
Hubungan yang paling sederhana sebuah komputer ke jaringan Internet adalah dengan memanfaatkan jalur telepon yang terdapat di kantor atau di rumah. Jenis hubungan ini sering disebuat dial up connection.

Gambar 2.4 Skema dial up connection

Perangkat keras yang diperlukan untuk menghubungkan komputer dan Internet dengan hubungan dial up adalah sebagai berikut.

A.   Unit Komputer

Gambar 2.5 Unit Komputer

B.    Modem (Modulator Demodulator)
Modem adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk mengubah data analog menjadi data digital pada saat komputer mengambil data, atau mengubah data digital menjadi data analog pada saat komputer mengirimkan data.

Gambar 2.6 Unit Modem (Modulator Demodulator)

C.    Jaringan Telepon

Jaringan telepon ini sering dikenal dengan nama PSTN (Publi Switch Telephone Network). Selain itu, diperlukan jasa perusahaan penyediaan jaringan (ISP = Internet Service Provider)

2.    Hubungan Leased Line
Jika diartikan secara selintas, leased line adalah jalur (telepon) yag digantikan fungsinya menjadi jalur Internet. Hubungan ini menggatikan fungsi jalur telepon menjadi jalur internet sehingga kita dapat mengakses internet selama 24 jam sehari secara permanen tanpa harus melakukan dial up untuk koneksi ke jaringan maupun disconnect untuk memutuskan jaringan internet.

Gambar 2.7 Skema hubungan leased line

3.    Hubungan Wireless (Tanpa Kabel atau Nirkabel)
Hubungan wireless sama dengan hubungan leased line. Perbedaannya terletak pada media yang digunakan. Jika leased line menggunakan kabel telepon, maka wireless menggunakan kabel radio untuk mengirimkan dan menerima datanya.
Pada umumnya, frekuensi gelombang yang digunakan di Indonesia berada pada rentan 2,4 Ghz dan 5,6 Ghz.

Gambar 2.8 Skema hubungan wireless

4.    Hubungan VSAT
VSAT (Very Small Aperture Terminal) memungkinkan terjadinya komunikasi data melalui satelit. Data dari komputer di tempat A dikirim ke satelit melalui sebuah pemancar, kemudian satelit akan meneruskan data tersebut ke komputer B melalui sebuah pemancar penerima.

Gambar 2.9 Skema hubungan VSAT

Perangkat keras yang digunakan dalam hubungan VSAT adalah sebagai berikut.
I.       Hub Station
II.     Remote Station
A.    Outdoor unit
a.     Antena
b.     RFT
B.     Up/down Converter
C.     Indoor unit
III.    Satelit Geostationer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar